Terbukti Tingkatkan Produktivitas: Pemkab Kotabaru Gencarkan Tanam Padi Metode PM-AAS
Kotabaru (brmp-kalsel)--- Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Kotabaru mendorong peningkatan produktivitas padi melalui penerapan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Pulau Laut Timur (13/07/2026).
Program percontohan ini bertujuan mengoptimalkan produktivitas lahan sawah melalui penerapan teknologi budidaya yang lebih presisi. Dari rata-rata hasil panen 4–5 ton gabah per hektare, produktivitas diharapkan meningkat hingga mencapai 10 ton per hektare.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru, Ir. Sarawani, S.Pi., M.P., menyambut baik kegiatan tanam PM-AAS dan mengatakan bahwa Desa Teluk Mesjid dipilih sebagai lokasi percontohan karena memiliki potensi lahan, sumber air, dan akses yang mendukung pengembangan pertanian modern.
"Kita ingin merubah paradigma petani dari memperluas lahan menjadi optimalisasi lahan yang ada melalui teknologi tidak harus membuka hutan dan lahan baru" ujarnya.
Selain sosialisasi teknologi PM-AAS yang disampaikan oleh Sholih Nugroho Hadi, Ph.D, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sarana produksi kepada kelompok tani serta penguatan sinergi antara pemerintah, BRMP Kalimantan Selatan, penyuluh pertanian, TNI-Polri, dan petani untuk mendukung percepatan peningkatan produksi pangan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan produktivitas dan kesejahteraan petani meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Selatan.